elpetiga akape profile's

 
 
 
 
 
Anda Pengunjung ke :
Website counter
 
 

 

Halaman Utama

 

Pemetaan Pasar Kerja Nasional, Solusi Pengangguran Intelektual

 

Media Indonesia
Penulis: Edwin Tirani

 

 

JAKARTA--MI: Pemerintah tengah melakukan pemetaan kebutuhan pasar kerja untuk lulusan universitas di Indonesia. Pemetaan pasar kerja profesional ini nantinya menjadi acuan perguruan tinggi untuk membuka program studi yang langsung sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

 

Sekjen Depdiknas Dodi Nandika mengatakan dalam waktu tiga bulan pemetaan itu diharapkan bisa tuntas, sehingga bisa menjadi pedoman bagi berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan program studi yang dibutuhkan tersebut.

 

"Harus diakuinya sekarang ini perguruan tinggi belum maksimal dalam mengembangkan program studinya dan memiliki hubungan langsung dengan dunia kerja yang dibutuhkan oleh alumni maupun industri nasional," ujar Dodi Nandika di Jakarta, Jumat (15/2).

 

Pernyatan itu terkait dengan saat ini jumlah pengangguran intelektual di Indonesia terus bertambah. Hal itu terjadi lantaran kebijakan pemerintah yang membiarkan sejumlah perguruan tinggi membuka program studi baru yang tidak menjawab kebutuhan sektor kerja.

Hasil survei angkatan kerja nasional BPS Februari 2007 mencatat pengangguran 10,5 juta (9,75%). Sedangkan, pengangguran intelektual tercatat 740.206 orang atau 7,02%.

 

Selain, pemetaan pasar kerja bagi lulusan perguruan tinggi itu, dia mengatakan pemerintah sudah melakukan peninjauan kembali sejumlah program studi yang dianggap kurang prospek terhadap pasar kerja intelektual tersebut. Dan, menyarankan perguruan tinggi untuk mengambil program-program yang memiliki visi ke depan lebih bagus, seperti peternakan dan pertanian.

 

 

 

"Perguruan tinggi juga disarankan untuk tidak membuat program studi terlalu rinci, akan tetapi agak fleksibel," ujar mantan Kepala Litbang Depdiknas ini.

 

Dunia industri juga diharapkan sebanyak mungkin menyerapkan tenaga intelektual dengan pemberian fasilitas pemagangan dan pelatihan dan sebagainya untuk bisa bekerja di industri tersebut.

 

Sejumlah perangsang disiapkan pemerintah bagi industri yang memberikan dukungannya terhadap kemajuan pendidikan nasional tersebut, antara lain, keringan pajak, pajak impor bahan baku, tax holiday, dan sebagainya.

 

Harus terjadinya, hubungan saling terkait, antara perguruan tinggi, dunia industri, dan Pemda.

Misalnya, Pemda memfasilitasi mengembangkan industri yang potensial di daerahnya. "Katakanlah Mataram yang kaya mutiara, rumput laut, dan sebagainya. Sejauh ini belum ada ahli-ahli mutiara dan rumput laut di wilayah tersebut," ujarnya.

 

Di samping itu, juga dengna melakukan kerja sama dengan luar negeri, agar alumni perguruan tinggi nasional lebih profesional dan memiliki kemampuan untuk bersaing di dunia kerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

 

 

sumber Dikti

 
 

 

 

Chat Online

with Front Desk

 
1
2
3
4
 

 

  Indeks Berita
*

14-12-2009 17:41:48

Mendiknas: Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Gemar Membaca

   
*

Media Indonesia
Penulis: Edwin Tirani

Pemetaan Pasar Kerja Nasional, Solusi Pengangguran Intelektual

   

 

 
Copyright (c) 2010 AKP, all rights reserved
Designed by hardy